PRLM
-- Kunyit (Curcuma domestica) adalah tanaman umbi yang banyak tumbuh di
Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Tanaman terna tahunan ini, selain
banyak ditanam di kebun-kebun atau pekarangan, juga tumbuh liar di
hutan-hutan terutama hutan jati.
Kunyit merupakan tumbuhan subtropis ampai tropis dan tumbuh subur di dataran rendah dari 100 meter hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini mempunyai batang semu dan basah, daunnya mirip dengan tumbuhan jenis pisang-pisangan, pelepahnya dominan berwarna hijau membentuk batang dengan helaian daun berbentuk bulat telur.
Umbi kunyit berwarna kuning --mungkin karena inilah orang Sunda menyebutnya koneng-- digunakan untuk campuran bumbu masak yang memberi warna kuning. Daunnya, terutama di Sumatera, digunakan sebagai penyedap masakan. Sedangkan di Eropa, kunyit sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetika dan pewarna makanan.
Tanaman kunyit yang sudah tua, menghasilkan umbi induk yang disebut empu. Empu kunyit terletak di tengah-tengah di antara himpitan umbi dan bila dipotong warna dagingnya tampak kemerah-merahan. Empu kunyit inilah yang banyak mengandung khasiat sebagai bahan utama untuk obat.
Kunyit merupakan jenis temu-temuan yang mengandung senyawa kimia berkhasiat fisiologis yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Di samping itu, rimpang kunyit juga mengandung pati atau amilum, gom dan getah. Sedang yang memberikan aroma harum dan rasa khas pada umbinya adalah minyak atsiri. Berikut beberapa ramuan obat dari kunyit:
Vagina jadi sempit: 15 gram kunyit, 10 gram bunga delima. dan satu buah jeruk nipis. Bahan tersebut ditumbuk halus jadi satu, diambil sarinya dan diberi air panas 3/4 gelas. Kemudian diberi perasan jeruk nipis, lalu diaduk sampai rata. Ramuan ini diminum setelah makan malam, dua hari sekali.
Diabetes mellitus: Tiga rimpang kunyit dan setengah sendok teh garam direbus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum dua kali seminggu setengah gelas.
Tifus: Dua rimpang kunyit, satu bonggol sereh dan selembar daun sambiloto. Bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah air masak satu gelas yang masih hangat, lalu disaring. Ramuan tersebut diminum berturut-turut selama satu minggu.
Keputihan: Dua rimpang kunyit, satu genggam daun beluntas, satu gagang buah asam, dan sepotong gula merah. Semua bahan tersebut direbus dengan satu liter air sampai mendidih. Kemudian diminum satu gelas sehari.
Diare: Satu rimpang kunyit dan satu gagang buah asam yang telah masak. Kunyit dipotong tipis-tipis dan direbus bersama asam dengan dua gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas, kemudian disaring lalu diminum.
Maag: Dua rimpang kunyit sebesar ibu jari dicincang kemudian direbus dengan dua gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas, kemudian disaring dan diminum dua kali sehari.
Eksim: Satu rimpang kunyit, satu butir jeruk nipis dan setengah sendok kapur sirih. Kunyit diparut, jeruk nipis diperas kemudian dicampur dengan kapur sirih. Lalu dioleskan pada bagian yang sakit. (Ki Suta)***
Kunyit merupakan tumbuhan subtropis ampai tropis dan tumbuh subur di dataran rendah dari 100 meter hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini mempunyai batang semu dan basah, daunnya mirip dengan tumbuhan jenis pisang-pisangan, pelepahnya dominan berwarna hijau membentuk batang dengan helaian daun berbentuk bulat telur.
Umbi kunyit berwarna kuning --mungkin karena inilah orang Sunda menyebutnya koneng-- digunakan untuk campuran bumbu masak yang memberi warna kuning. Daunnya, terutama di Sumatera, digunakan sebagai penyedap masakan. Sedangkan di Eropa, kunyit sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetika dan pewarna makanan.
Tanaman kunyit yang sudah tua, menghasilkan umbi induk yang disebut empu. Empu kunyit terletak di tengah-tengah di antara himpitan umbi dan bila dipotong warna dagingnya tampak kemerah-merahan. Empu kunyit inilah yang banyak mengandung khasiat sebagai bahan utama untuk obat.
Kunyit merupakan jenis temu-temuan yang mengandung senyawa kimia berkhasiat fisiologis yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Di samping itu, rimpang kunyit juga mengandung pati atau amilum, gom dan getah. Sedang yang memberikan aroma harum dan rasa khas pada umbinya adalah minyak atsiri. Berikut beberapa ramuan obat dari kunyit:
Vagina jadi sempit: 15 gram kunyit, 10 gram bunga delima. dan satu buah jeruk nipis. Bahan tersebut ditumbuk halus jadi satu, diambil sarinya dan diberi air panas 3/4 gelas. Kemudian diberi perasan jeruk nipis, lalu diaduk sampai rata. Ramuan ini diminum setelah makan malam, dua hari sekali.
Diabetes mellitus: Tiga rimpang kunyit dan setengah sendok teh garam direbus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum dua kali seminggu setengah gelas.
Tifus: Dua rimpang kunyit, satu bonggol sereh dan selembar daun sambiloto. Bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah air masak satu gelas yang masih hangat, lalu disaring. Ramuan tersebut diminum berturut-turut selama satu minggu.
Keputihan: Dua rimpang kunyit, satu genggam daun beluntas, satu gagang buah asam, dan sepotong gula merah. Semua bahan tersebut direbus dengan satu liter air sampai mendidih. Kemudian diminum satu gelas sehari.
Diare: Satu rimpang kunyit dan satu gagang buah asam yang telah masak. Kunyit dipotong tipis-tipis dan direbus bersama asam dengan dua gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas, kemudian disaring lalu diminum.
Maag: Dua rimpang kunyit sebesar ibu jari dicincang kemudian direbus dengan dua gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas, kemudian disaring dan diminum dua kali sehari.
Eksim: Satu rimpang kunyit, satu butir jeruk nipis dan setengah sendok kapur sirih. Kunyit diparut, jeruk nipis diperas kemudian dicampur dengan kapur sirih. Lalu dioleskan pada bagian yang sakit. (Ki Suta)***
Kebanyakan ahli
kesehatan alternatif tahu, bahwa kunyit memiliki manfaat anti –
inflamasi, menyembuhkan batuk / demam dan luka. namun masih Ada banyak
manfaat kunyit bagi kesehatan lainnya, salah satunya adalah untuk
kesehatan perut. Yang paling banyak diperhatikan dari kunyit adalah
senyawa kurkumin, yaitu zat yang membuat warna kuning pada kunyit.
Kurkumin adalah senyawa antioksidan dan antiiflamasi yang kuat, menurut
hasil pengamatan peneliti, kurkumin ini juga efektif sebagai zat
antikanker.
Advertisement
[ Baca juga: Khasiat manfaat Kunyit ]
Manfaat kunyit untuk perut
Kunyit telah lama dikenal untuk mengobati sistem gastro intestinal tubuh
kita. Kunyit membantu perut kita untuk menjaga tingkat keasaman
pencernaan, yang banyak dinyatakan dapat membahayakan. Berikut beberapa
manfaat kunyit untuk perut dan sistem pencernaan:
Membantu masalah pencernaan
Studi penelitian telah menunjukkan bahwa kunyit membantu pelepasan
empedu, yang diyakini membantu pencernaan makanan. Kunyit dikenal untuk
melakukan hal ini dengan cara menstimulasi kandung empedu untuk
melepaskan empedu. Empedu memainkan peranan penting untuk pencernaan
dalam penyerapan lemak dan vitamin larut lemak dalam usus kecil.
Penggunaan kunyit untuk mengatasi masalah terkait pencernaan telah
disetujui oleh Komisi Penelitian Jerman, dan lainnya juga menunjukkan
hal yang sama.
Mencegah Penumpukan Gas
Kunyit menenangkan sistem pencernaan bagian atas dengan jalan
menyingkirkan gas. Kunyit juga dikenal membantu meningkatkan penyerapan
usus, dan mempromosikan flora usus. Colitis adalah salah satu penyakit
saluran pencernaan kronis yang kumat-kumatan, dan sulit untuk bisa
sembuh total. Colitis dapat menyebabkan sakit perut , dan ditandai
dengan adanya darah dalam tinja. Studi terhadap kunyit untuk perut yang
dilakukan kepada pasien dengan kolitis ulserativa, menemukan bahwa
pasien yang diberi kunyit memiliki tingkat kekambuhan yang lebih rendah.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Lambung dan Perut
Read more at carakhasiatmanfaat.com: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Lambung dan Perut
Kebanyakan ahli
kesehatan alternatif tahu, bahwa kunyit memiliki manfaat anti –
inflamasi, menyembuhkan batuk / demam dan luka. namun masih Ada banyak
manfaat kunyit bagi kesehatan lainnya, salah satunya adalah untuk
kesehatan perut. Yang paling banyak diperhatikan dari kunyit adalah
senyawa kurkumin, yaitu zat yang membuat warna kuning pada kunyit.
Kurkumin adalah senyawa antioksidan dan antiiflamasi yang kuat, menurut
hasil pengamatan peneliti, kurkumin ini juga efektif sebagai zat
antikanker.
Advertisement
[ Baca juga: Khasiat manfaat Kunyit ]
Manfaat kunyit untuk perut
Kunyit telah lama dikenal untuk mengobati sistem gastro intestinal tubuh
kita. Kunyit membantu perut kita untuk menjaga tingkat keasaman
pencernaan, yang banyak dinyatakan dapat membahayakan. Berikut beberapa
manfaat kunyit untuk perut dan sistem pencernaan:
Membantu masalah pencernaan
Studi penelitian telah menunjukkan bahwa kunyit membantu pelepasan
empedu, yang diyakini membantu pencernaan makanan. Kunyit dikenal untuk
melakukan hal ini dengan cara menstimulasi kandung empedu untuk
melepaskan empedu. Empedu memainkan peranan penting untuk pencernaan
dalam penyerapan lemak dan vitamin larut lemak dalam usus kecil.
Penggunaan kunyit untuk mengatasi masalah terkait pencernaan telah
disetujui oleh Komisi Penelitian Jerman, dan lainnya juga menunjukkan
hal yang sama.
Mencegah Penumpukan Gas
Kunyit menenangkan sistem pencernaan bagian atas dengan jalan
menyingkirkan gas. Kunyit juga dikenal membantu meningkatkan penyerapan
usus, dan mempromosikan flora usus. Colitis adalah salah satu penyakit
saluran pencernaan kronis yang kumat-kumatan, dan sulit untuk bisa
sembuh total. Colitis dapat menyebabkan sakit perut , dan ditandai
dengan adanya darah dalam tinja. Studi terhadap kunyit untuk perut yang
dilakukan kepada pasien dengan kolitis ulserativa, menemukan bahwa
pasien yang diberi kunyit memiliki tingkat kekambuhan yang lebih rendah.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Lambung dan Perut
Read more at carakhasiatmanfaat.com: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Lambung dan Perut
